Senin, 03 Maret 2008

SANG PENGHIBUR

( PADI )



Setiap perkataan yang menjatuhkan
tak lagi ku dengar dengan sungguh
juga tutur kata yang mencela
tak lagi ku cerna dalam jiwa

Aku bukanlah seorang yang mengerti
tentang kelihaian membaca hati
ku hanya pemimpi kecil yang berangan
'tuk merubah nasibnya…

Oh bukankah ku pernah melihat bintang
senyum menghiasi sang malam
yang berkilau bagai permata
menghibur yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya
yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya

Ku gerakkan langkah kaki
di mana cinta akan bertumbuh
ku layangkan jauh mata memandang
'tuk melanjutkan mimpi yang terputus

Masih ku coba mengejar rinduku
meski peluh membasahi tanah
lelah penat tak menghalangiku
menemukan bahagia

Oh bukankah ku pernah melihat bintang
senyum menghiasi sang malam
yang berkilau bagai permata
menghibur yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya
yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya
yang lelah jiwanya

Oh bukankah ku bisa melihat bintang
senyum menghiasi sang malam
yang berkilau bagai permata
menghibur yang lelah jiwanya

Bukankah hidup ada perhentian
tak harus kencang terus berlari
ku helakan nafas panjang
'tuk siap berlari kembali
berlari kembali..
melangkahkan kaki..
menuju cahaya..

Bagai bintang yang bersinar
menghibur yang lelah jiwanya
bagai bintang yang berpijar
menghibur yang sedih hatinya

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails