Jumat, 14 Maret 2008

HUJAN DETIK INI

Hujan detik ini
seakan mengerti
ranah hatiku
yang tengah gersang
terliputi kalut
resah merajam
kemilau embun pagi
tak cukup menyejukkan

Hujan detik ini
begitu menyegarkan
basahi tandusku
redam risauku
redakan suntukku

Hujan detik ini
alhamdulillah ...

...

2 komentar:

Ditaur mengatakan...

This comment has been removed because it linked to malicious content. Learn more.

Media Semarang mengatakan...

Wah puisi yang menyentuh hati

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails