Minggu, 29 Mei 2011

AMNESIA

berulang kali kebodohan itu
berkali jatuh di lubang yang sama
seolah tak pernah siuman dari ketidaksadaran ini
seakan terlupa pada semua kesalahan yang terjadi
termangu dalam kepungan tanya
mengapa bisa seperti ini?
ada apa dengan semua ini?
terpuruk di ujung waktu
tanpa kompas memandu haluan
terkurung dalam penjara tak berterali
tiada daya, terlalu ringkih
tuk terjemahkan isyarat semesta

...

18 komentar:

Ain Zulaikha mengatakan...

wahhh sungguh complicated or berbunga-bunga ayat ini, hehe tidak saya faham :)

Insomnia mengatakan...

hangat selimut sering membuat kita terlena
kilauan permata membuat kita buta
hingga terkadang lupa akan asal mula

puisi yg bagus bung...!

Belajar Komputer mengatakan...

puisi yang bagus gan..

urang kapuas mengatakan...

acungkan jempol mas puguh

Bocah Tangerang (Adi dkk) mengatakan...

So Sad :cry: gan !

Ladida Cafe mengatakan...

hmm, saya masih samar mas utk mengerti hehehe

terus berkarya!!!!

Pradisz Wardhana mengatakan...

Keren Pak.. :)

BLOGGER mengatakan...

keren.....terus berkarya,berkarya terus

Wane Noor mengatakan...

wahh sebuag puasi ya subb..oke..teru berkreasi ya.. sukses buatmu .. kunjungi web ane ya http://bisniswane.blogspot.com

PUGUH DP mengatakan...

Ain Zulaikha : tidak hrus memahami, dinikmati (enjoy) aja .. :)

Insomnia : terima kasih sobat .. :)

Belajar Komputer : makasih sobat .. :)

Urang Kapuas : terima kasih sobat .. :)

Bocah Tangerang : knp hrs menangis & sedih sobat? ..

Ladida Cafe : ya dinikmati aja semampunya sobat .. hehe :)

Pradisz : makasih sobat .. :)

Blogger : makasih .. :)

Wane Noor : terima kasih .. :)

Bersama Dakwah Islam mengatakan...

ada hikmah yang tekandung dala puisi anda yang bertemakan amnesia, terimakasih dan salam ukhuwah sahabat.

moenas mengatakan...

wewwww puisi yang bagus sekali sob

Cah Pucanglaban mengatakan...

Amnesia, lupa segalanya,

Suwita mengatakan...

judulnya gak sesuai dengan kata2nya.. :)

assyafieq mengatakan...

puisi yang penuh makna...

anisayu mengatakan...

Amnesia....
Dipenjara tak berterali
Tak ada kompas kemana hendak pergi
Bagaimana ini hix....

Wah puisi yang menyentuh hati... :)

PUGUH DP mengatakan...

Terima kasih atas semua komen & apresiasi dari sahabat .. :)

Happy blogging for all ..

Febri mengatakan...

Bagus gan :D



regards

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails