Minggu, 28 Februari 2010

CINTA TERAKHIR

selalu mengindahkanmu
meski terkadang buram kau adanya
bukan tuk ku jauhi
takkan pula ku berpaling
semua kewajaran
sebagai insan tak sempurna
senyummu jadi pertanda kau gemilang
berteduh aku dalam rindangnya pelukmu
marahmu kadang buatku semakin mengerti
aku ada dan hidup di hatimu
dulu ku pendam semua sendiri
namun kau haturkan ruang lapang
tempatku sandarkan letih resahku
ringan terasa kita melangkah
berharap rasa cinta
kasih dan sayang ini
kan bertahta di istana kita
kini, nanti dan hingga akhir

...

Bagi teman-teman yang ingin lebih mendalami serta memahami dunia tulis menulis khususnya dalam penulisan puisi, silahkan mengunjungi :
SMO - Kelas Puisi

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails